Proposal Kepedulian terhadap Lingkungan

PROPOSAL
Character Building : Kewarganegaraan

Kepedulian terhadap Lingkungan

Kegiatan Penanaman Pohon bersama warga Perum Irigasi Danita
Bekasi Timur
DisusunOleh :
Nama
NIM
Jabatan
Angga Kusuma
2001604031
Ketua Kelompok
Marsella
2001593223
Sekretaris
Ricky Robertus
2001602530
Anggota
Shelly Angelina
2001595525
Anggota
RachmaNuraini
2001605085
Anggota
Antonius Mario
2001590972
Anggota

Kelas   LB86
Universitas Bina Nusantara
Bekasi
2017








BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Satu pohon memperpanjang kehidupan bagi makhluk hidup. Penyuplai utama oksigen di bumi ini ialah pohon, sering tak disadari oleh manusia bahwa factor pendukung utama bumi tetap lestari adalah dengan cara merawat dan melestarikan pula kehidupan makhluk hidup lain seperti tumbuh-tumbuhan. Permasalahan yang semakin merajalela di dunia yaitu kurangnya kesadaran akan peduli lingkungan. Semakin maraknya pembangunan industri, pemukiman dan sebagainya menyebabkan eksistensi keberadaan pohon dikorbankan untuk kepentingan manusia. Tak ayal hal ini menimbulkan masalah yang berkelanjutan seperti musibah yang menjadi “langganan” setiap tahunnya yaitu banjir. Hal ini terjadi akibat ulah manusia yang tak menyadari pentingnya manfaat pohon bagi kehidupan, yaitu mencegah terjadinya pemanasan global dan menyerap jumlah pasokan air dalam tanah.
Bekasi merupakan kota berkembang yang berbatasan langsung dengan Ibukota Negara Indonesia yaitu DKI Jakarta dengan kontribusi penduduk mencapai 3.122.698. jiwa, yang terdiri dari 1.592.588 laki-laki dan 1.530.110 perempuan. Perkembangan kota Bekasi semakin diarahkan dalam bidang industri yang semakin pesat dan luas, pembangunan sarana dan prasarana public seperti moda transportasi umum, irigasi, pusat pendidikan, pusat perbelanjaan, pemukiman penduduk, tempat ibadah hingga jalur pembuangan limbah industry dan sampah rumah tangga yang terkoordinasi dengan baik. Kemajuan kota Bekasi tidak bisa dipungkiri, hal ini dapat terlihat dari meningkatnya jumlah penduduk imigrasi dan pembangunan yang semakin bertambah setiap tahunnya. Oleh sebab itu, dampak negative mulai dirasakan oleh warga kota Bekasi diantaranya yaitu polusi udara akibat asap kendaraan dan kegiatan industry membuat kota Bekasi mulai menyadari pentingnya menjaga lingkungan untuk menetralisir kondisi udara yang semakin memburuk, oleh sebab itu pemerintah daerah kota Bekasi semakin gencar menggerakkan masyarakat untuk peduli lingkungan sekitar. Kami tergerak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat dan melestarikan lingkungan melalui kegiatan penghijauan kembali di area publik. Melalui penghijauan, masalah lingkungan seperti banjir, kesulitan air bersih, dan polusi udara frekuensi dampak lingkungannya semakin berkurang. Penghijauan salah satu cara mudah menyelamatkan lingkungan. Mempertahankan zona hijau dengan melakukan penghijauan/gerakan hijau akan memperbaiki kualitas lingkungan dan kehidupan mahluk hidup.
1.2 Deskripsi  Situasi
Berdasarkan karakteristik topografinya, sebagian besar Kabupaten Bekasi masih memungkinkan untuk dikembangkan untuk kegiatan budidaya,Terutama untuk budidayaikan di tambak atau pun untuk budidaya hewan domestic seperti ayam dan kambing.Jenis tanah di Kabupaten Bekasi diklasifikasikan dalam tujuh kelompok. Kelompok yang paling layak untuk pengembangan pembangunan memiliki luas sekitar 16.682,25 Ha (81,25%), yang terdiri dari jenis asosiasi podso lingkungan dan hidromorf kelabu; komplek latosol merah kekuningan1, latosol coklat, dan podsolikmerah; aluvialkelabutua; asosiasi glei humus dan alluvial kelabu; danasosiasi latosol merah, latosol coklatkemerahan, dan laterit. Kegiatan ini akan dilaksanakan di area public sepertitaman, area terbuka hijau ataupun RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) yang berada di daerah Bekasi. Ruang terbuka hijau di sekitar daerah Bekasi Timur masih sangatlah minim dan gersang, belum banyak ditemui tanaman rindang untuk penghijauan wilayah sekitar, selain itu ruang terbuka hijau tampak kurang pemeliharaan karena masih terdapat sampah yang berserakkan disekitar wilayah tersebut.


1.3 Permasalahan
Pembangunan yang semakin berkembang menyebabkan semakin banyak pembersihan lahan untuk pemukiman, perkantoran ataupun industries ehingga kurangnya lahan atau ruang terbuka hijau di kota Bekasi. Tanpa kita sadari, hal ini merupakan wujud nyata manusia yang tidak menyadari akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar yang semakin hari semakin rusak akibat kepentingan manusia, diantaranya seperti meningkatnya polusi udara akibat kegiatan industri, membuang sampah rumah tangga disembarang tempat, membuang limbah industry sembarangan yang menimbulkan pencemaran udara dan merusak lingkungan sekitar. Hal ini berdampak langsung kepada warga setempat dengan menyebarnya penyakit, musibah yang merugikan masyarakat seperti banjir hingga perubahan iklim yang sangat drastic dirasakan oleh warga setempat.

1.4 Tujuan dan  Manfaat kegiatan
Adapun tujuan dari kegiatan ini, yaitu :
1)    Menanamkan rasa kesadaran dan kepedulian akan pentingnya menjaga, merawat serta melestarikan bumi dengan cara sederhana yaitu melestarikan lingkungan sekitar seperti penanaman pohon berkelanjutan.
2)    Penghijauan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan warga sekitar yaitu mencegah terjadinya erosi dan pengikisan tanah yang dapat menimbulkan bencana alam tanah longsor.
Adapun manfaat dari kegiatan ini, yaitu :
1) Menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman bagi warga setempat dengan penghijauan dapat menjaga kestabilan system air tanah, sirkulasi udara yang bersih dari polusi udara dan efek pemanasan global.
2)    Membantu untuk mengurangi polusi udara dilingkungan sekitar.
3)  Menambah asri lingkungan sekitar



BAB 2
METODE KEGIATAN
2.1 Bentuk dan Rencana Kegiatan
Bentuk dan rencana kegiatan, yaitu sebagai berikut :
Nama Kegiatan :  Penanaman pohon bersama warga Perum Irigasi Danita
Jenis Kegiatan   : Penghijauan
Lama Kegiatan  : 5 Pertemuan yang diadakan setiap minggu
                             (2 jam setiap pertemuan)
Tempat              : Perum Irigasi Danita RT 010 RW  014, Kecamatan Bekasi Timur, Kelurahan Bekasi Jaya.
Jumlah Peserta   : 10 orang
o   6 Mahasiswa Binus University
o   4 Masyarakat setempat
Jenis-jenis kegiatan secara ringkas adalah sebagai berikut :
1.     Survey dan Urus perizinan kepada petugassetempat
2.     Pemilihan lokasi penanaman pohon
3.     Membersihkan lingkungan atau daerah sekitar lokasi penanaman pohon
4.     Penanaman pohon bersama warga setempat. Setiap orang akan mendapatkan satu jenis pohon untuk ditanam bersama pada ruang terbuka hijau.
5.     Perawatan dan pemeliharaan pohon bersama warga setempat.



2.2 Waktu Kegiatan

Pertemuan
Hari/Tanggal
Jam
Kegiatan
I
Jumat, 22   September 2017
14.00 – 16.00 WIB
Melakukan observasi (survey) ke beberapa tempat.
II
Sabtu, 14 Oktober 2017
07.00 – 10.00 WIB
Melakukan tahap awal sebagai langkah pertama menanam pohon bersama dengan perwakilan warga setempat
III
Sabtu, 21 Oktober 2017
07.00 – 10.00 WIB
Melakukan pemantauan pertama terhadap tanaman yang telah ditanam
IV
Sabtu, 28 Oktober 2017
07.00 – 10.00 WIB
Melakukan pemantauan kedua terhadap tanaman yang telah ditanam serta memantau kondisi lingkungan sekitar
V
Sabtu, 04 Oktober2017
07.00 – 10.00 WIB
Melakukan evaluasi akhir terhadap tanaman yang telah  ditanam dan melihat hasil akhir








2.3 Anggaran Kegiatan
Nama Barang
Pengeluaran
Total
Biaya Peralatan
Rp 45.000
Rp 45.000
Bahan Habis Pakai
·      Pupuk Urea 
·      Tanaman      


Rp 55.000

Rp 320.000


Rp 375.000
Biaya Transportasi
Rp 100.000
Rp 100.000

Dan lain-lai n

Rp 35.000

Rp 35.000
Total Biaya Pengeluaran
Rp 510.000







BAB 3
KONSEP
Lingkungan Hidup adalah segala sesuatu yang ada disekitar manusia dan berhubungan timbal balik. Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas dan produktivitas lingkungan hidup. Seluruh komponen dalam lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk hidup yaitu manusia, hewan dan tumbuhan memiliki fungsi yang saling mempengaruhi satu sama lain, misalnya seperti tanaman memiliki fungsi utama sebagai penyuplai oksigen untuk bumi dan sumber stabilisasi kadar air dalam tanah.
“Lingkungan hidup adalah syste, kehidupan dimana terdapat campur tangan manusia didalamnya yang saling berpengaruh satu sama lain dan berkesinambungan” (Ahmad.M : 2010).
“Lingkungan atau lingkungan hidup adalah segala apa saja (benda, kondisi dan situasi) yang ada disekeliling makhluk hidup yang berpengaruh terhadap kehidupan” (Kresnawati.N : 2013).






REFERENSI
Ahmad, M. 2010. Pendidikan Lingkungan Hidup dan Masa Depan Ekologi Manusia. Jurnal Forum Tarbiyah, 8: 57-51.

Kresnawati, N. 2013. Korelasi Kualitas Pembelajaran Geografi dan Hasil Belajar Terhadap Sikap Peduli Lingkungan  Siswa kelas XII  IPS SMAN 1 Ponorogo. Jurnal  PB,1 (3): 298-303.







Komentar